Freeport Mengajukan 3 Perminataan Ke Kapada Pemerintah Jokowi-JK

Beritaangin.com– Perundingan antara pemerintah Indonesia dengan PT Freeport Indonesia masih terus berlanjut. Dalam proses ini, Freeport mengajukan tiga dokumen, di mana salah satunya meminta diterbitkannya Peraturan Pemerintah terkait dengan penjaminan stabilitas investasi.

“Freeport memberikan dokumen yang perlu kami pelajari. Pertama, mengenai IUPK, kemudian dokumen kedua mengenai stabilitas investasi, lalu yang ketiga mengenai regulasi di mana dalam bentuk peraturan pemerintah,” kata Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM, di Kementerian ESDM, Jakarta, Rabu (31/5).

Teguh yang juga menjadi Ketua Tim Negosiasi Freeport dari pihak pemerintah menjelaskan tiga konsep tersebut sudah resmi diberikan oleh Freeport dan akan dipelajari lebih lanjut.

Lebih lanjut dia mengatakan bahwa PT Freeport sudah sepakat akan membangun smelter hingga batas waktu yang diberikan sampai 2022. “Mengenai kapan dia harus mulai bangun smelter sudah dibahas, sampai 2022.

Kemudian mengenai apakah dalam bangun smelter ini Freeport masih boleh ekspor konsentrat dengan besaran bea keluar? Itu masih dalam proses pembahasan. Minggu depan kita mulai lagi,” ujar Teguh.

Terkait dengan pembicaraan bersama Kementerian Keuangan, dari ketua BKF (Badan Kebijakan Fiskal) sendiri sudah datang bertemu dan mereka mengatakan sudah mempersiapkan regulasi.

Penjelasan lebih lanjut, bahwasanya regulasi itu juga jadi fokus dibahas bersama dengan Freeport apakah sudah termasuk dalam masukan.

“Peraturan pemerintah? itu nanti berlaku umum untuk mengantisipasi Kontrak Karya menjadi Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK). Kami membuat bukan untuk Freeport, tapi membuat untuk semua, melindungi semua,” jelasnya.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan mengatakan perundingan antara pemerintah Indonesia dengan PT Freeport Indonesia berjalan sesuai rencana dan tidak ada hal yang luar biasa terjadi.

“Tadi malam Pak Jonan (Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan) sudah melaporkan ke saya. Sampai sekarang perundingan tidak ada hal yang luar biasa,” kata Luhut di Kementerian Koordinator Kemaritiman.

Updated: Mei 31, 2017 — 8:17 am

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PREDIKSIGERHANA.BIZ|Prediksi Togel AKURAT|ANGKA JITU|MASTER JITU|SYAIR LENGKAP|LIVEGAMES IDNPLAY| Info Judi Online Frontier Theme