Serang Suriah, Donald Trump menuai pujian dari Partai Republik

Beritaangin – Serang Suriah, Donald Trump menuai pujian dari Partai Republik. Namun, memperingatkan Trump untuk tidak bertindak sepihak.

Serang Suriah, Donald Trump menuai pujian dari Partai Republik – Beberapa anggota parlemen Amerika Serikat (AS) mendukung keputusan Presiden Donald Trump menyerang pangkalan udara Suriah. Namun mereka memperingatkan Trump untuk tidak bertindak sepihak, tanpa berkonsultasi dengan Kongres AS.

Seperti dilansir CNN, Jumat (7/4/2017), dua anggota parlemen senior AS dari Partai Republik, Senator John McCain dan Lindsey Graham, yang selama ini kerap mengkritik Trump, melontarkan pujian untuk keputusan Presiden AS ke-45 itu.

“Bertindak atas perintah panglima tertinggi, mereka mengirimkan pesan penting bahwa Amerika Serikat tidak lagi berdiri diam, sementara (Presiden Bashar al-) Assad, yang dibantu dan bersekongkol dengan Rusia membantai warga Suriah yang tidak bersalah dengan senjata kimia dan bom barel,” kata McCain dan Graham dalam pernyataan bersama.

“Tidak seperti pemerintahan sebelumnya, Presiden Trump menghadapi momen penting di Suriah dan mengambil tindakan. Untuk itu, dia (Trump-red) pantas mendapat dukungan rakyat Amerika,” imbuh McCain dan Graham yang ahli dalam isu pertahanan.

Secara terpisah, Ketua DPR atau House of Representative (HOR) Paul Ryan menyebut serangan militer AS terhadap pangkalan udara Suriah itu adil dan pantas. “Serangan taktis ini memperjelas bahwa rezim Assad tidak bisa lagi bergantung pada kelambanan Amerika, sementara terus melakukan kekejaman terhadap rakyat Suriah. Saya mengharapkan pemerintah ke depannya melibatkan Kongres dalam upaya ini,” sebut Ryan.

Namun Senator Kentucky Rand Paul yang juga dari Partai Republik, memperingatkan bahwa setiap aksi militer baru di Suriah harus mendapat izin Kongres AS. Rand Paul selama ini terus mempertanyakan pentingnya intervensi militer.

Berita Terpercaya – “Sementara kita semua mengecam kekejaman di Suriah, Amerika Serikat tidak diserang,” sebutnya.

“Presiden perlu izin Kongres untuk aksi militer seperti diwajibkan Konstitusi. Intervensi kita sebelumnya di wilayah ini tidak akan membuat kita lebih aman dan Suriah tidak akan jauh berubah,” imbuh Paul.

Kebanyakan anggota parlemen Partai Demokrat dan Partai Republik meyakini Trump tidak memiliki wewenang untuk menyerang rezim Assad. Sama seperti pemerintahan Presiden Barack Obama sebelumnya, pemerintahan Trump kini bergantung pada Otorisasi Penggunaan Kekuatan Militer tahun 2001 untuk menyerang kelompok radikal Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) di Suriah. Parlemen menegaskan aturan itu tidak berlaku untuk Assad.

Tahun 2013 lalu, Obama meminta izin Kongres untuk menyerang Assad, namun gagal. Kebanyakan aturan legislasi perang di AS hanya menyangkut ISIS. Namun dengan situasi saat ini, kemungkinan besar aturan-aturan itu akan disesuaikan untuk menangani rezim Assad.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PREDIKSIGERHANA.BIZ|Prediksi Togel AKURAT|ANGKA JITU|MASTER JITU|SYAIR LENGKAP|LIVEGAMES IDNPLAY| Info Judi Online Frontier Theme